mengenalmu adalah sebuah anugrah dalam hidupku...
senyummu adalah sebuah berkah dalam hidupku..
meski hanya sebentar, hanya sebentar qta saling mengenal..
namun dirimu dapat menyentuh hatiku yang terdalam..
suara tawamu merdu terus berdengung dalam telingaku..
wajahmu yang manis terukir manis dalam fikiranku..
sayang disayang..
bahkan eloknya pelangi tak bisa menandingi dirimu..
bahkan indahnya langit tak berawan tak mampu meyaingimu..
bahkan sempurnanya laut biru tak mampu mengalahkan dirimu..
engkau memang manusia yang tak sempurna namun bagiku kau adalah segalanya..
aku berkata dari lubuk hatiku yang tak berdasar..
engkau bagai malaikat tak bersayap, namun mampu membuatku terbang tinggi..
matamu yang indah mampu membuatku menembus batas ruang..
dirimu mampu membuatku tak merasakan kejamnya dunia..
engkau adalah penghias bagi hariku..
engkau adalah penggembira bagi jiwaku..
tersenyumlah terus cantik,
dan biarkan aku disini, dari kejauhan menatapmu.. 

Kadang aku berfikir bahwa ini semua terlampau tak nyata untuk dijadikan sebuah kenyataan..
Kadang aku berfikir bahwa ini semua terlampau aneh untuk dijadikan sebuah keajaiban..
Kadang aku berfikir ini adalah suatu yang mustahil bagiku..
Tapi begitu kusadari bahwa ini adalah kenyataannya..
Tapi begitu kusadari aku tak bisa membodohi kenyataan, terbukalah tabir itu..
Bagaimana hati ini akhirnya meloncat naik ke atas kepalaku dan membuat kepalaku menghentikan gemingannya dan menyadari bahwa aku menyukaimu..
Bukan sebagai sosok yang duduk di belakang dan mengawasi kami para praktikan..
Bukan sebagai sosok kakak aslab yang hanya diam saja..
Tapi sebagai seorang lelaki, penjaga hati..
Dan hatikulah inginkan kamu..
Menggenggam rasa yang sepi ini untuk menjadi tentram dan dapat bermimpi indah..
Jadi datanglah dengan tak sungkan ke mimpiku,
Datanglah kekehidupanku dengan tak segan..
Karena hatiku telah siap menerimamu.. =)

Aku sulit menulis surat terlebih surat cinta..
Membuatku bingung dan tiada henti membuang kertas-kertas bertuliskan kata kata yang salah..
Mau nulis ini salah mau nulis itu salah..
Tapi menurutku hanya ada satu yang benar..
Tentang hati..
Hatiku padamu..
Dan ini gak bisa dilukiskan dalam secarik kertas melalui tinta-tinta hitam tak bernyawa..
Ini semua cuman bisa dilukiskan dalam segala perlakuan, makanya aku yang naïf ini meminta izin untuk terus menyukaimu meski hati tak bersambut..
Ya sekadar unek-unek untuk membiarkan hati lepas beban tersembunyi, tidak ada yang bisa menyimpan kejujuran rasa dalam waktu lama begitu pun juga denganku. Ya kakak taulah apa itu..
Karena itu sampai disini surat malu-malu bingung ini..
Secarik kertas yang berisikan rasa yang tersembunyi dan terpendam.. karena hati yang gelisah menunggu hati yang sedang membaca surat ini..


Selamat hari apapun buat kakak programmer yang sibuk ngutak ngatik data disana..
Semoga datangnya surat ini bisa buat kakak berhenti sejenak dan membacanya, surat sederhana berupa curahan hati dari adik kelasmu..
^_^
Si kakak yang baik hati yang suaranya saja tak pernah kudengar, tapi entah kenapa wajahmu yang lucu membuatku malah terus mengenangmu, berharap kakak juga men-save-ku di pikiran kakak, dari pikiran turun ke hati, semoga saja selain dapat men-save-ku di pikiran kakak, kakak jadi bisa meng-open hati kakak untuk diriku yang masih newbie ini..
Aduh jadi ngomongin hal kayak gini, hehe..
Tapi kak semoga saja dengan datangnya surat ini tidak serta merta mengganggu kakak..
Soalnya mengingat kakak itu kayak relaxa gitu kak, segar sepanjang hari, dan ngeliat kakak kayaknya udah ngonsumsi milkita sendiri, menyehatkan, menyehatkan untuk hatiku..
Kakak itu kayak better juga, si bundar berlumur coklat yang menyenangkan..
Dan kayak kuaci gak abis-abis buat dipikirin..
Nah lho dari computer pindah ke makanan,
Abis kakak itu kategori semuanya sih, setiap pandang apapun ada kakak..
Kakak ada disetiap sela pikiran dan hatiku, memenuhi ruang kosong dalam hati yang hampa dan menyejukkannya dalam belaian rindu dan kehangatan kasih..
Terima kasih kak atas hadirnya dirimu dalam diriku, meski waktu tinggal hanya sebentar namun dirimu senantiasa mengobati luka dalam hatiku..
Terima kasih juga atas pengalaman-pengalaman yang belum aku pernah rasakan, dengan jantung berdebar menantikan saat praktikum, ketika praktikum berdebar mencari-cari sosokmu yang kadang kecewa karena tak ada eh ternyata ada jadi seneng deh..
Hehe,
Cukup sekian kak surat ini, rasa ini bukan untuk dipaksakan hanya untuk diungkapkan, karena baiknya kakak membuat surat ini menjadi pantas untuk dibaca dan mungkin sedikit dikenang.

Sulit buat aku merangkai kata, bukan karena gak bisa tapi karena gak mampu, gak mampu karena kakak..
Bayangin wajah kakak aja jantungku udah mau copot, copot karena gak tahan, gak tahan merindu sama kakak..
Pertama kali rasa waktu kakak ngomong dengan gaya juteknya, membuatku terpesona sambil mau lempar hati ke kakak..
Ya ampun pokoknya gitu deh..
Sulit ungkapkan dengan kata apalagi suruh gambarin, cukup kakak bayangin aja bagaimana rasanya dah tuh..
Soalnya saya bingung..
Bingung karena kakak..
Pokoknya semuanya kakak (titik) gak pake koma.. =D
Thanks kak juga buat segalanya.. meski cuman duduk dibelakang dan gak pernah beranjak kedepan tapi cukup seneng tau kakak ada.. ^^
Memuaskan rasa ini deehhh..
Cukup gitu aja.. .. =)

Sang surya beranjak pergi datanglah sang malam, begitupun dengan dirimu..
Bagaikan sinar rembulan yang mengintip dari kaca jendela, sinar keindahanmu merasuk kedalam benak hatiku, mengusik hatiku membayangi pikiranku..
Duhai dirimu, sang pecipta kekuatan hati luar biasa, membuat diriku tak berdaya, dengan tatapanmu, dengan wajahmu, dengan ketegasan ucapanmu..
Duhai kau, sang pejantan yang membuatku selalu menantikan mentari terbenam dan hari ini tiba, kaulah penghias hari dan hatiku..
Ucapanmu yang seringkali terbalik-balik seperti membuat hatiku terbalik-balik padamu,
Bukan saja rasa rindu yang bergejolak namun juga sengsara karena hanya dapat menemuimu sekali seminggu..
Tak mengertikah kau perasaan ini?
Mungkin aku hanyalah selingan yang lewat dalam hidupmu,
Mungkin aku hanyalah segenggam debu dalam ruangan yang sempit,
Yang terjebak karena kewajiban..
Tapi sesungguhnya dirimu, ya karena dirimulah aku selalu setia menanti datangnya ini semua, ya karena dirimulah aku selalu dengan tulus dan gembira menjalaninya.
Dirimu adalah pesona tanpa batas, keindahan tak bertepi.
Engkau mungkin tak akan pernah anggap ku ada, namun dirimu yang mengisi kekosongan hatiku akan menjadi memoar terindah dalam sejarah hidupku..


Tidak banyak kata yang dapat terurai dan terangkai
Tidak banyak ucapan yang dapat terucap
Hanya dapat memandang tanpa mengharap balas
Hanya dapat melihat tanpa mengharap lebih
Sadarmu akan diriku bukanlah inginku
Sadarmu akan keberadaanku bukanlah mauku
Meski rintik basahi bumi
Meski hujan menghujam bumi
Yang kuingin hanyalah satu
Yang kumau hanyalah satu
Melihatmu..
Merindumu..
Mengagumimu..
Dan memimpikanmu dari kejauhan..
Selebihnya adalah harapan semu yang kutanggalkan dibalik pintu..
Ini surat pernyataan hatiku dan segala yang ada dalam benakku..
Maka biarkanlah aku yang tidak dapat menggapaimu menjadi pengagum rahasiamu..


Buat ( isi nama orang yang kau tuju )
Dari ( isi nama kamu )

Semalam ketika aku terbangun dari tidurku yang lelap kutemukan bintang di langit bersinar elok, lama kupandang dan tak kusangka akan ada bayangmu terselip disana.. kuabaikan itu dan ku kembali tidur..
Pagi hari ketika aku telah bangun dari tidur lelapku semalam, kupandang keluar jendela dan mentari bersinar hangat menembus kaca jendela, membuatku akhinya memandang langit dan lagi-lagi kutemukan dirimu disana..
Termangu menatapku sendiri..
Ada rasa itu, ingin menemani yang luar biasa dan ingin mengucap rindu pada dirimu..
Tapi apa daya, yang selama ini kulakukan adalah memandangmu dari kejauhan dan sesekali memandangmu dari dekat..
Sungguh pesona tak tertangguhkan dan indahnya tak bertepi..
Kuulang kata demi kata dan ku fikirkan, tak terbayang dalam imajiku bagaimana akhirnya cinta membuktikan bahwa waktu bukanlah segalanya, segalanya adalah hati teruntuk hati..
Perasaan yang sebentar terpendam ini tak kuat lagi kutahan hingga akhirnya kutumpahkan pada kesempatan ini…
Terimalah rasa ini meski kamu tidak dapat membalasnya, namun bukan balasan yang kubutuhkan tapi pengakuan darimu akan rasaku yang memang tulus adanya.. untuk mengetahui meski bagaimana dirimu, kamu adalah yang terbaik untuk dapat dicintai..




Malam..
Kamu yang wajahnya tak pernah berani kutatap,
Yang ketika disebut namanya saja sudah membuat duniaku gonjang ganjing dan porak poranda..
Yang membuat tidur malamku tak pernah nyenyak..
Yang membuat mimpi-mimpiku menjadi paling terbahagia..
Yang membuatku kadang bingung..
Perasaan yang aneh ketika namamu untuk terakhir kalinya tersebut..
Perasaan yang ajaib ketika namamu untuk terakhir kalinya disebut..
Bagaimana mungkin, bagaimana bisa..
Melihatmu saja aku tak sanggup, bagaimana mungkin dengan satu nama itu aku menjadi kacau?
Rasanya sinyal hatiku langsung terpusat pada nama itu, tidur pun aku tak sanggup, rasanya ingin kutulis seribu surat untukmu tentang hatiku yang masih membuatku terlampau bingung..
Aku kalap, kalap akan perasaanku sendiri..
Oh Tuhan aku sendiri tak mengerti apa yang kurasa padamu, bukankah ini aneh? Dan kemudian ketika aku menulis surat ini tepat dititik ini ada suara dalam hatiku yang berkata demikian..
“Aroma indah untuk yang terindah
Dia adalah sekuntum mawar
Berduri namun tak menyakitkan
Memuaskan batin dan menghauskan hati
Cintamu dahaga oleh hangatnya cinta Dia
Pikiranmu hampa tanpa diri Dia
Aroma tubuhnya mengisi setiap desah nafasmu
Cerianya mengisi tiap sudut raga ini dan
Wajahnya menghias tiap mimpimu”
dan tersadarlah aku akan rasa ini.. rasa yang telah lama hilang dan kini kembali…

Aku
Yang tak pernah mati rasa untukmu.


Hallo, tau gak itu tuh arti dari nama kakak, Diajenk Putri Nuralita, seorang anak cantik yang bercahayakan putri dan selalu menjadi yang terbaik.
Rasanya emang semuanya bener dan sah banget..
Laksana cahaya putri meski muka kamu jutek judes dan ju ju lainnya tapi gak dapat dipungkiri cahaya atau aura yang dipancarkan kamu adalah sebuah mahakarya sempurna dari sang pencipta..
Wah sesuatu banget deh pokoknya..
Panteslah kalau saya mendaratkan surat sederhana berbingkai cinta ini kepada kamu yang jelita disana..
Tidak salah juga kalau saya yang berkekurangan ini menyukai kamu sebagaimana kamu adalah seorang pasangan idaman dan sempurna..
Tidak salah bila saya dengan sangat berani mengatakan rasa ini, umur bukanlah halangan bila rasa sudah menjadi milik hati,
Bahkan halangan rintangan tak ada artinya bila hati ini sudah memiliki sense itu, sense love, love for you..
Saya berikrar setia kepada langit dan setiap bintang digalaksi yang indah meski itu tak cukup mengalahkan keindahan padamu untuk setia dalam hal apapun, 4 minggu memang waktu yang singkat, namun temu pandang pertama padamu adalah segalanya bagiku..
Sejuknya tatapanmu dan renyahnya tawamu adalah hal yang memang patut kuperjuangkan..
Jadi..
Surat yang ditulis dengan sederhana ini dan dengan tulisan yang amburadul ini dapat terbaca olehmu, terlebih rasa yang telah kutitipkan pada rangkaian kata ini..
Engkaulah segalanya kini sekarang besok dan selamanya..
Meski kini sekarang besok dan selamanya kau hanya menjadi bunga tidurku..