Ketika sang ufuk masih mengagumi rembulan pancarkan indahnya malam, ia menghalau mentari untuk terbitkan cahayanya, sampai angin semilir itu katakan padanya ia merindu pada sang mentari. Dan sang ufuk mengalah dan membiarkan mentari temani angin dalam sejuknya pagi itu.
“fraaaannnssss……”, gadis itu terus saja memanggil nama tu, namun entah kenapa telinga cowok itu tetap saja tidak bergeming dan membiarkan tuannya diam dalam langkahnya,
“fraaannssss…”, gadis itu tetap memanggilnya, berusaha tanpa kenal menyerah dan membiarkan langkah itu terurai,
“ya…”, akhirnya lelaki itu berhenti dan menjawab, namun mukanya terlihat pucat dan ia berkeringat,
“dipanggilin daritadi kok gak disahutin siih, jahat…”, ujarku manja, membuatnya mengelus kepalaku lalu tersenyum,
“sebentar ya, aku ada urusan. Tunggu aku dikafe tempat biasa kita..”, sahutnya, membuatku mengangguk dalam tanda tanya, ada apa gerangan dengan lelaki belahan jiwaku ini.
Aku Ruth, kebanyakan orang memanggilku Uthe, kalian pun boleh memanggilku begitu, aku bekerja disalah satu perusahaan terbesar di Jakarta, yang tadi itu Frans, dia sahabat lelakiku, aku mengenalnya ketika pertama kali aku menginjak bangku kuliah dan sampai kerja saat ini, dan jujur saja aku sangat mencintainya dan kurasa dia juga begitu, menyenangkannya bila berfikir seperti itu. Kami belum sempat mengutarakan rasa kami, kurasa Frans menunggu waktu yang tepat untuk menembakku, jadi tak sabar. Oiya Frans itu sahabat, sekaligus direktur perusahaan tempatku bekerja.
Lama.. aku sudah menunggunya selama 2 jam di tempat kita berjanji namun dia belum menunjukkan tanda-tanda akan muncul, bahkan handphonenya tidak aktif, ada apa dengan dia.. ini membuatku resah dan khawatir.
“Mbak Ruth ya?” sapa seorang waitress padaku, membuatku menoleh padanya dan mengangguk,
“ada titipan mbak..”, sahutnya kemdian lalu menyerahkan bunga, coklat dan memo..
“untuk sang mentari dari rembulan..
Malam ini indah namun tetap kamu yang paling indah
Tak semanis coklat
Namun bagiku kamu adalah yang termanis
Bagaikan bunga ini
Kamu adalah yang tercantik”
Pangeran rembulanmu “F”

Sebaris memo itu mampu membuatku terbius dan tersenyum ia sungguh romantis dan mampu membuat jantungku berdegup kencang. Tapi.. kemanakah dia pergi? Jadikah ia menemuiku malam ini? Rasanya tidak, maka kuputuskan untuk pulang dan tersenyum dalam wanginya bunga ini dan manisnya coklat ini.

Ketika sang pagi menjelang maka mentari adalah yang terbahagia, seperti hatiku saat ini, walau tadi malam sang cinta tak datang tapi aku cukup senang terlebih pagi ini ia mengirimiku sebuket bunga mawar yang wanginya membuatku penuh dengan aroma mawar. Tapi aneh, hatiku yang ceria ini tak dibarengi dengan cuaca yang mendadak berubah menjadi kelam, hemm menyebalkan, gak dapet dukungan dari langit niih..
Kantor.. sepertinya kantor sangat ramai hari ini, begitu banyak ucapan selamat berhiaskan bunga cantik, apa ada perusahaan yang baru buka? Tapi kok selamat menempuh hidup yang baru? Atau ada salah satu direktur atau petinggi lainkah yang baru menikah, tapi kok aku gak tahu ya?
“Ruth..”, panggilan yang seperti bisikan itu membuatku menoleh dan mendapati Frans yang sepertinya sedang bersembunyi,
“Frans? Kamu kenapa? Kok keringetan gitu.. trus kok bisik-bisik gitu siih?” tanyaku yang melangkah menghampirinya, belum sampai kepadanya tanganku ditariknya dan kami berjalan menuju tangga darurat, eratannya yang begitu kencang membuat hatiku dag dig dug,
“Frans, ada apa siih?” tanyaku, ia tampak sangat terburu-buru dan lagi nafasnya juga tersengal-sengal,
“Ruth..”, sahutnya, tubuhnya mendekat padaku membuatku terpaksa mundur dan bersender pada tembok, desahan nafasnya kini terdengar jelas ditelingaku,
“aku mencintaimu..”, sepatah kata lalu ia mengecap bibirku, bibir sang perawan yang kusiapkan untuknya, kini seakan terebut tanpa permisi, namun membuat jiwaku bergejolak dan ragaku kegirangan, kecupan mesra itu.. ketika bibir ini ternikmati ia melepaskannya dengan kasar lalu merutuk dan pergi begitu saja.. dia mencintaiku, batinku.. membuatku tersenyum dan membeku, memikirkan hal yang baru kami lakukan membuatku tak dapat berfikir dan tak mengerti apa yang harus kulakukan. Sangat menyenangkan..
Lantai 8, itulah kantorku.. setibanya disana kudapati para karyawan/ti tengah tersenyum dan seperti merayakan sesuatu, ini bukan pemandangan yang biasa..
“san, ada apaan?” tanyaku sambil menghampiri Susan, teman yang duduk tepat disebelahku,
“lho emang loe gak tau the?” jawab Susan yang bertanya balik membuatku menggeleng,
“si itu nikah..”, sahut Eka sambil tersenyum,
“itu?” tanyaku
“si Frans..”, jawab Susan,
“frans?” tanyaku lagi, menegaskan apakah aku ini salah dengar atau tidak
“iya, bos kita si Frans dan Imelda, sahabat SMPmu..”, sekejap kata dan rasanya duniaku mau runtuh, aku yang tak percaya menerobos kerumunan lalu mencoba mengintip sejoli yang tengah dikerumuni..
Ya benar saja, itu Frans sahabat kuliahku, pujaan hatiku, yang tadi pagi menyatakan cintanya padaku dan Imelda sahabat SMPku, sahabat terbaikku. Ini gak adil.. batinku, membuat air mataku terjatuh, hatiku sakit.. perih sekali.. dengan kesadaran yang ada aku mencari jalan keluar, aku ingin pulang dan menumpahkan semuanya dirumah..
“lho, The kamu nangis?” tanya Susan yang melihatku terdiam begitu melihat Frans dan Imelda,
“gak, rasanya gue kurang enak badan San, gue mau pulang dulu..”, jawabku lalu berjalan keluar, ingin rasanya langsung berlari dan berlari, menjauh sejauh-jauhnya dari tempat ini dan berharap tak pernah kembali lagi untuk selamanya..
Sang lelaki, ia Frans, menyadari ada gadis itu, namun dalam beratnya ia hanya bisa memandang tanpa mengerti harus berbuat apa, dalam batinnya ingin rasanya menggenggam tangannya dan bilang jangan pergi.. tapi apalah dayanya, bahkan untuk berfikir saja ia tak dapat melakukannya.
“ting..tong..”, suara bel, malam-malam begini? Batinku, aku masih larut dalam tangisku, bahkan rasanya semua barang-barangku tak luput dari air mataku, mungkin mataku sudah sangat bengkak karena terasa berat sekali.. ditinggal nikah oleh cinta terpendam apalagi saat ia bilang cinta itu, gak mudah tau, sangat sakit.. suara bel yang maikin lama makin gak sabaran itu membuatku beranjak dari tempatku lalu bergegas membuka pintu sambil mengelap genangan air mataku.
“frans..”, bisikku ketika ia yang berdiri tepat dihadapanku adalah ia yang melukaiku..
“Ruth..”, wajahnya sedih teriring sembab, apakah ia habis menangis juga? Menangiskan apa, pasti menangis karena terlalu bahagia..
“aku gak mau liat muka kamu lagi..”, ucapku dengan suara tertahan, aku menahan emosiku, aku menahan tangisku,
“aku mencintaimu..”, ujarnya tertahan juga, sial.. kenapa dia mengatakan itu padaku..
“apa maumu.. jangan mempermainkanku seperti ini…kau jahat Frans…”, sahutku berderai air mata, membuatku mengeluarkan kata-kata yang tak seharusnya,
“Aku sungguh mencintaimu Ruth..”, sahutnya, kini ia ikut menangis,
“diaaammm.. aku tak lagi ingin mendengar apa katamu, kau jahat, kau kirimi aku bunga, coklat dan puisimu, kau katakan cinta padaku, menciumku lalu setelahnya kau menikahi gadis lain, ia sahabat SMPku, apa yang harus kulakukan..!!! aku sangat membenciimu Frans, bahkan namamu sungguh tak ingin kusebut..”, kini suara tertahan itu berubah menjadi teriakan,
“aku mencintaimu, sungguh sungguh mencintaimu..”, hanya kata-kata itu yang keluar dari bibirnya, membuatku terhenyak dan merasakan rasa sedih itu lagi, kenapa dia terus mengulang kata yang sama tanpa berkata yang lain, penjelasan apapun itu..
“pergi kau PERGII…”, teriakku sambil mendorongnya, doronganku membuatnya terjungkal, kenapa dia? Selemah itukah dia sekarang,
“aku sangat mencintaimu Ruth..”, bisiknya lalu pingsan..
“Frans?” sahutku..
“Frans bangun Frans…”,
Cintaku terhalang oleh takdir…tabir kebenaran akan cinta itu masih tersembunyi dan aku harus bersabar untuk menguaknya…ia yang kusayang ternyata harus selamanya tetap kusayang…
“Franss..”, bisikku, kini ia tersadar dari lelapnya malam,
“Ruth kusayang Ruth kucinta..”, ujarnya membuatku tertegun, ada apa ini sebenarnya,
“sayang..”, ucapku sambil mendekatkan wajahku kewajahnya,
“ya ciinta..”, jawabnya lalu mengecup bibirku lagi, membuat wajahku merona,
“istrimu bagaimana?” tanyaku,
“ia yang tak pernah kucinta, tak pantas kau sebut…” jawabnya
“jelaskan padaku semuanya…”, ujarku lalu menjauh darinya, membiarkannya yang terbaring menjadi duduk, namun ia tetap diam, aku benci keheningan ini, maka aku mulai beranjak dari tempatku dan bergegas pergi,
“aku terpaksa menikahinya..”, sahutnya, membuatku membatu,
“terpaksa untuk menyelamatkan perusahaan, aku mengenalnya dari dulu, namun tak terbersit satu cinta pun untuknya, yang kucintai hanya satu yang kusayangi cuman satu dan itu kamu.. kamu yang setia menungguku, kamu yang setia mencintaiku… hanya kamu satu-satunya..”, kata-katanya membuatku menangis,
“aku mencintaimu seperti kamu yang mencintaiku dan setia padaku selama ini..”, ujarnya lagi dan memelukku dari belakang. Oh Tuhan apa yang harus kulakukan, haruskah kujalin cinta ini ketika ia sudah menikahi gadis lain, gadis yang tak lain adalah sahabatku sendiri, setega itukah aku?
“aku tak ingin diduakan..”, celetukku ketika kini kami sedang bermesraan diruang tv rumahku,
“kamu tak pernah diduakan sayang, karena hatiku itu adanya untukmu”, ujarnya sambil mengelus bibir merahku,
Maka inilah dosa termanisku, tak pernah kulupa dan akan selalu kuingat, dimulainya ia menapaki hidup bersama istrinya disaat itulah juga dia menjalin hubungan denganku. Ia mencintaiku dan bukan yang jadi istrinya kini, itulah faktanya… ia milikku tapi bukan punyaku, itu jugalah faktanya, nyatanya hatinya milikku namun raganya adalah punyanya. Sesama sahabatku yang tak mungkin kulupakan.

“Ya ampun kita udah lama banget ya gak ketemu..”, ujar Imel padaku, membuatku tersenyum,
“yaa, semenjak kamu memutuskan untuk ngelanjutin sma diluar negeri lhoo, berati kamu yang ninggalin aku tuh..”, sahutku tersenyum. Perbincangan sahabat lama itu terus saja berlanjut dan berlanjut…membuat hatiku perih dan batinku tersiksa.
“cowok kamu sekarang siapa?” tanya Imel padaku,
“gak punya, hehe..”, jawabku sambil tersenyum,
“masa cewek secakep kamu gak punya siih, oiya sahabat cowok kamu yang waktu kuliah, yang kamu gila-gilai itu gimana?” pertanyaan yang salah sasaran, membuatku tersenyum,
“dia udah nikah sekarang”, ucapku lalu memandang Frans yang setia disamping Imel dengan kaki bermain dengan kakiku…
Rasanya…perbincangan yang kami lakukan, pertemuan yang kami lakoni membuat aku dan Frans semakin dekat membuat aku dan Imel menjadi lebih dekat dan juga Imel menjadi lebih mencurigaiku..
“rahasia adalah rahasia, bahkan ketika rahasia itu terurai dalam kata dan perbuatan”
Imel tahu, dia tersadar. Ia pun tak bodoh…ia mencurigaiku, ia mencurigai suaminya…Aku dan Frans memang sudah menapaki cinta terdalam, dan tentu saja ia yang setia bersama suaminya menyadari perubahan yang ada pada Frans. Sampai akhirnya ia mengetahui bahwa Frans adalah lelaki yang kugilai-gilai sewaktu kuliah dan akhirnya ia mengetahui hubungan gelapku dengan Frans, maafkan aku sahabat.

“kalian bermain api…”, ujar Imel membuatku dan Frans tersentak, kami sedang menikmati jamuan makan siang itu dirumah Frans dan Imel,
“maksudmu?” tanyaku
“jangan pernah berbohong lagi, sakitnya bila terkhianati, kalian tau itu…maka jangan main api lagi dihadapanku..”, jawabnya dengan ketus,
“apa maksudmu Imel?” tanya Frans lembut,
“kalian berdua selingkuh…”, Imel berkata dengan sungguh terang membuat kami berdua terdiam,
“kalian diam kan…itu artinya ya, dan itu artinya kalian mengkhianatiku, suamiku selingkuh dengan sahabatku sendiri…”, lanjutnya,
“itu fitnah..”, ujarku, suaraku bergetar…
“perempuan murahan…itu tidak fitnah, aku yang melihatnya sendiri, kau fikir aku buta dan bodoh, tidak peka terhadap suami sendiri?!” teriaknya,
“jangan pernah katakan dia murahan!” teriak Frans membuatku terdempet diantara keriuhan dan panasnya suasana ini, membuatku terisak tangis,
“jangan menangis, kau sendiri yang melakukan, apa yang kau tangisi wanita murahan dan kau, sekarang sudah mau mengakuinya suamiku!” Imel sungguh marah, kemarahan yang terpendam dan kini sedang meletup-letup,
“diam kau, tak pantas orang seperti kau menyebutnya demikian, dan satu lagi ya aku memang mencintai Ruth, tapi aku tak pernah selingkuh, karena sesungguhnya aku tak pernah mencintaimu…”, pernyataan yang membuat Imel terdiam dan kini air mata menggenang dipelupuk matanya,
“apa maksudmu, tak pernah mencintaiku?”
“kau Imel, tak pernah kucintai, aku menikahimu agar perusahaanku tetap bertahan, bukankah begitu juga kau menikahiku…”, ujar Frans membuat tubuh Imel terduduk lemas,
“cukuup…”, isakku pelan,
“kau tau, aku mencintaimu dari dalamnya hatiku, kita saling mengenal sejak kecil dan aku sudah menyukaimu sejak saat itu, dan ternyata aku mendapatinya seperti ini…”, perkataan itu membuatku terhenyak dan tersadar ini bukan saja kesalahan besar tapi ini juga dosa yang amat kejam. Aku membunuh mereka secara halus,
“Imel, Frans maafkan aku..”, ucapku lalu berlari keluar, kini hal itu kulakukan lagi, berlari sejauh-jauhnya dan berharap tak kembali.
“Ruth… jangan pergi”, Frans dengan sigap mengejarku, namun aku terus berlari dan berlari tanpa menyadari sesuatu, bergerak mendekatiku dengan kecepatan tinggi…sebuah mobil menabrakku dengan kencang, membuat tubuhku terpelanting dan terluka oleh pecahan kaca yang berada tepat dekatku, dan sekejap duniaku menjadi gelap dan yang kudengar hanya suara ramai dan suara ambulance, juga suara Imel, maafkan aku Imel.
“Ruthh…”, teriak Frans, yang kini memeluk tubuhku yang terselimuti darah, Imel yang melihatku hanya diam membeku tanpa mengerti harus mengatakan apa. Melihatku seperti ini menyadarkannya, ia telah hadir dan merusak apa yang dulu sudah terancang.

Duniaku mulai gelap, rasanya mentari tak akan tersenyum padaku lagi, dan rembulan tak kan pernah kutemui lagi, yang kini menjadi temanku adalah semilir angin juga nyanyian burung dan gemericik air.
“kau sudah bangun?” itu suara Frans,
“ada apa, kenapa gelap?” tanyaku
“sayang, kamu kecelakaan, waktu terpelanting matamu terkena pecahan kaca, membuat retinamu rusak”, jawaban itu cukup menyadarkanku aku tak akan dapat melihat rupa yang kusayang lagi,
“aku buta…”, dan aku mulai menangis sejadinya,
“dan kamu keguguran”, timpal Frans lebih lanjut,
“aku keguguran?” tanyaku gugup
“kamu hamil 2bulan”, makin jatuh aku pada kesedihanku, sang jabang bayi dari hasil cinta terlarangku telah kutinggalkan dan aku bundanya sama sekali tak menyadari bahwa ada nafas didalam perutku, bodoh. Kenyataan kenyataan ini membuatku sangat depresi dan terus menangis.
Dia, gadis itu, Imelda…melihat kami dalam perih yang tiada tara. Dia pun menangis sejadinya dalam keringnya air mata yang telah ditumpahkannya terus menerus.
“ini takdir…”, ujar Frans pada Imel, Imel yang masih belum kunjung berhenti menangis hanya bisa diam, meski air matanya telah habis ia akan terus menangis, itulah Imel sekarang,
“ini salahku, aku yang hadir diantara kalian berdua, aku yang salah…”, sahut Imel, membuat Frans tak hentinya memandang langit-langit tanpa sekalipun menatap ia, sang istri yang sebentar lagi akan diceraikan olehnya.
“tidak, ini takdir. Sudahlah jangan salahkan dirimu lagi, ini salahku dan salahmu juga salah takdir yang melibas kita semua dengan kejamnya”, Fans mencoba tegar dan bijak, namun itu saja tak cukup untuk menyadarkan Imel untuk berhenti menangis dan mencoba bangkit. Ia hanya pergi dalam heningnya rumah sakit, dalam kelamnya hari itu, dan meninggalkan lelaki yang sepenuhnya ia cintai.
Mentari yang tak lagi tersenyum padaku kini sudah sangat kuikhlaskan, karea sang cahaya tak hentinya menemaniku dalam gelapnya hari, tapi tak kan kubiarkan diriku buta kepada waktu dan musim,
“sayang, aku sudah dapat donor mata…”, sepetik kata dan membuatku melonjak kegirangan,
“benarkah itu, secepat itu? Bagusnya…ayo kita lakukan”, ucapku bahagia
“ya tentu sesegera itu kita lakukan…”,
“dan undang Imel sekalian, ya walau dia mungkin benci aku, tapi setidaknya dia tau kabar gembira ini”, perkataanku itu membuat Frans diam dalam keheningan, tak memberitahunya apa-apa mungkin akan jauh lebih baik, meski nanti dia akan tau.
Alam membuatku tetap hidup dan menikmati pesonanya, ini membuatku terus bersyukur dan henti-hentinya memuja yang kuasa, bukan karna hari ini, aku terselamatkan dan sang pujaan berada bersamaku tapi karena nanti hari-hari yang akan kulalui dan kemarin, hari-hari yang telah terlalui.
Operasi yang berjalan lancar itu terus membuatku tersenyum, 7 bulan dalam kegelapan dan kini terang kembali membuatku tak hentinya memandang ia yang tak bisa kupandang, juga Frans, ia semakin tampan saja.
“kemana Imel?” tanyaku, tak pernah lagi kulihat sosoknya sejak kudapat melihat, Frans hanya terdiam sambil mengupas apel, para kelauarga, sanak saudara dan teman pun hanya diam, kini ruangan ini terselimuti hening.
“mungkin ini saatnya kamu menceritakannya nak Frans, kami semua tinggal diluar saja”, perkataan ayahku itu membuat ruangan menjadi sepi, tinggal aku, dan Frans yang sibuk memotong apel, walau kini potongannya tak lagi beraturan.
“Frans…apa yang terjadi pada Imel?” tanyaku sayup, membuat Frans berhenti namun tetap menunduk,
“Frans ceritakan padaku, ada apa, sejak aku dapat melihat aku tak lagi melihat Imel, tak mungkin kan kalau ia mendonorkan matanya untukku…”, satu ujaran dan membuat Frans menatapku, lalu tersenyum miris,
“ini..”, Frans memberiku sepucuk surat berwana pink beraroma mawar,

Untuk yang tersayang dan yang berbahagia,
Frans, mantan suamiku yang amat kucintai dan Uthe, sahabat sehidup sematiku yang amat kusayangi.
Salam untuk kalian, ketika kalian membaca surat ini mungkin aku telah tiada atau mungkin aku sedang dalam persidangan terakhir. Semoga pertolongan dariku dan apa yang kulakukan membuatku masuk surga, hehhe…setelah apa yang kulakukan pada kalian berdua setidaknya ini adalah balasan termanis dan permintaan maafku pada kalian. Apalagi setelah aku tau aku membunuh bayimu, rasanya itu menjadi penyesalan bagiku, dan setelah setahun aku menikah aku belum saja mampu memberikan Frans anak, itu lebih menyedihkan. Kini aku yang berada dalam penghujung hidupku, aku memberikan mataku padamu. Tolong jaga anugrah Tuhan itu dengan sebaik-baiknya, dan jangan biarkan ia rusak lagi ya. Salam dari sahabat dan mantan istri suamimu…

Aku terhenyak dalam tangis, tangisan pertama pada mata baru…
“lalu kemana dia sekarang, setidaknya dia hanya meyerahkan matanya padaku kan…”, ucapku, Frans hanya menunduk,
“ia meninggal…”, aku menangis lebih dan lebih lagi, kenapa kenapa dia meninggal…
“ia menderita penyakit parah dan hidupnya tak lama lagi, ketika hidupnya berakhir ia menyumbangkan matanya padamu dan semua organ sehat pada yang membutuhkan”, penjelasan Frans membuatku membatu,
“kenapa kenapa…”, sahutku dalam isak, membuat Frans meneteskan air matanya,
“aku juga gak tau sayang, tapi inilah kenyataan. Ia mengorbankan dirinya agar kita dapat bersama-sama”, jelas Frans membuatku diam dalam tangis dan peluk suamiku kini.
Sayang, Imel bunuh diri agar dapat mendonorkan matanya padamu, jantungnya pun didonorkan padamu, karena kamu sayang, jantungmu divonis lemah, batin Frans. Namun
"rahasia adalah rahasia walau ia harus dibawa sampai mati”
Ada rasa dalam hati ini, seperti benci yang tertahan dan aku sudah tak kuat menahannya.. pikiranku ngawur dan gak karuan.. aku ingin berteriak, menghujat dan memukul dia.. orang yang benar-benar telah melukaiku.. aku tak pernah menyangka akan begini jadinya. Aku benar-benar dibuat depresi dan merasa sangat terluka. Dalam hati ini aku terus mengngiangkan aku tak kan pernah kembali padanya, karena tangisan ini, kesedihan ini aku tak sanggup bila suatu saat dia mengulanginya lagi. Cukup aku mencintainya sampai sini.. cukup aku tau tentangnya sampai sini. Aku tak ingin ada namanya tersebut lagi dalam hidupku, terbersit dalam pikiranku dan menyita ruang kosong dalam hatiku. Aku membencinya namun aku juga menyayanginya. Sesuatu yang tidak akan bisa berjalan beriringan. Aku tak ingin melukainya, aku tak ingin membuatnya sakit. Namun aku juga tak bisa mengelak aku tak mencintainya lagi. Luka ini.. membuatku sangat perih dan sakit.. luka ini membuatku sangat ingin menangis sambil berteriak. Aku ingin dia merasakan sakit ini, sakit yang tak tertahankan. Aku telah mencoba sebijak mungkin untuk memaafkannya, untuk berkata semua baik-baik saja, dia hanya manusia dan aku tak akan pernah bisa menuntut banyak dan lebih.. namun diriku, sisi yang lain dalam hidupku tak dapat menerima itu, layaknya otak dan perbuatan tidak sinkron karena perbedaan pendapat. Sisiku yang lain tak akan pernah bisa menerima kemakluman akan kebaikan sisiku yang lain. Dan alhasil mereka terus bertengkar tanpa bisa kukendalikan. Aku manusia yang sangat lemah, karena diriku sendiri saja belum dapat kukendalikan. Manusia macam apa aku ini, dan aku mulai menyalahi diriku sendiri. Hati ini teriris luka, belum lagi rasanya dia berbicara padaku, ya semua baik-baik saja, dia masih mencintaiku dan segalanya akan baik, dia telah memaafkanku dan aku akan kembali padanya, segala yang kulakukan kemarin adalah khilaf dan aku tak akan mengulanginya lagi. Namun itu semua telah terlambat, aku dan hatiku tak dapat menerimanya lagi, baik sebagai teman bahkan sebagai pacar, sungguh kurasakan sakit ini melampaui apa yang bisa kutahan. Inikah rasanya merasakan pengkhianatan dari orang yang sesungguhnya telah kita sayang dan kita cintai. Aku sakit, aku gila karenanya. Dan aku tak ingin terlarut oleh itu semua, aku harus bangkit dan aku tahu itu. Namun dayaku rasanya telah terenggut oleh egoku yang masih memenangkan kesedihan. Aku wanita yang paling menyedihkan didunia. Mengemis kepada cinta yang jelas-jelas telah berdusta. Aku tau dia telah meminta maaf namun bagiku dia menjadi sangat tak berarti setelah aku memaafkan. Yang berbekas sekarang hanyalah sebuah luka, tergores dengan sangat dalam, dengan sayatan yang dapat membuatku mati sekejap dan tersapu angin.. aku harus bersemangat, namun jiwaku masih belum bisa bergerak dalam kekelaman. Aku menangisi diriku sekali lagi, akan ketidakberdayaanku menghadapi cinta. Sebuah kepercayaan akan cinta yang kutanam dengan susah payah, dia hancurkan dalam waktu semenit.. dan itu sangat membuatku hancur..
Aku tak kuat.. dengan ibuku.. dengan ayahku.. dengan kehidupanku, aku muak!! Namun sekali lagi aku wanita yang menyedihkan, karena ini aku menyalahkan semuanya.. ini membuatku akan lebih terpuruk. Dirumah batinku tersiksa dan diluar fisikku tersiksa.. ini menyebalkan, aku ingin ikut semua aktivitas, agar setidaknya aku melupakan dia.. bukan hanya berada dirumah, lingkungan yang kuhapal dan aku bosan.. bosan dengan segala aktifitasnya..
Aku memang manusia yang sangat tak bersyukur, namun aku ingin sesuatu yang membuatku melupakan beban ini.. aku manusia yang banyak mengeluh, ya Tuhanku maafkan hambamu yang tak pernah bersyukur.. penyakit yang makin merongrong sebenarnya memaksaku untuk mengetahui ada apa, tapi aku takut, takut bila ini berbahaya dan membuatku akan lebih takut.. disamping itu aku juga tak punya uang.. melihat ayahku yang makin tergelatak begitu saja dengan luka menganga dengan daging terlihat jelas saja sudah membuat hatiku miris, apalagi ditambah dengan diriku ini!!
Intensitas nyeri dan pusing dikepalaku semakin tinggi, rasa mengantuk yang menghinggap semakin menjadi dan tengkukku rasanya seperti kelelahan tak berujung.. mual dalam perutku semakin sering kurasakan.. dan badanku mulai merasakan lelah tiada henti.. ingin pingsan namun aku tetap bertahan dalam tegap.. degup jantungku mulai tak beraturan dan nafasku makin tersengal-sengal..
Senin, 27.12.2010

Bab.3
PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI
1.    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
Subandi, dalam bukunya Sistem Ekonomi Indonesia, menulis bahwa factor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum, adalah:
1.       factor produksi
2.      factor investasi
3.      factor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran
4.      factor kebijakan moneter dan inflasi
5.      factor keuangan negara
Sedangkan Tambunan, dalam bukunya Perekonomian Indonesia, menulis bahwa di dalam teoti-teori konvensional, pertumbuhan ekonomi sangat ditentukan oleh ketersediaan dan kualitas dari factor-faktor produksi seperti SDM, kapital, teknologi, bahan baku, enterpreneurship dan energi.  Akan tetapi, factor penentu tersebut untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang, bukan pertumbuhan jangka pendek.
Dengan kata  lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan lebih baik, sama atau lebih buruk dari tahun 2000 lebih ditentukan oleh factor-faktor yang sifatnya lebih jangka pendek, yang dapat dikelompokkan ke dalam factor internal dan eksternal.
Factor eksternal didominasi oleh factor-faktor ekonomi, seperti perdagangan internasional dan pertumbuhan ekonomi kawasan atau dunia.

1.       Faktor-faktor Internal
a.      Factor ekonomi, antara lain:
Buruknya fundamental ekonomi nasional
Cadangan devisa
Hutang luar negeri dan ketergantungan impor
Sector perbankan dan riil
Pengeluaran konsumsi
b.      Faktor non ekonomi, antara lain:
Kondisi politik, social dan keamanan
PMA dan PMDN
Pelarian modal ke luar negeri
Nilai tukar rupiah
2.      Faktor-faktor Eksternal
Kondisi perdagangan dan perekonomian regional atau dunia

2.    PERTUMBUHAN EKONOMI SEJAK PELITA I

Melihat kondisi pembangunan ekonomi Indonesia sejak Pelita I tahun 1969 hingga krisis ekonomi terjadi akhir 1997, dapat dikatakan Indonesia mengalami proses pembangunan ekonomi yang spektakuler.  Keberhasilan ini dapat diukur dengan sejumlah indicator, dua di antaranya yang umum digunakan adalah tingkat pendapatan nasional per kapita dan laju pertumbuhan PDB per tahun.   Tahun 1968 pendapatan nasional per kapita masih sangat rendah hanya sekitar US$60.  jauh lebih rendah dibanding pendapatan nasional dari negara-negara berkembang lain pada saat itu, misalnya  India, Srilanka dan Pakistan.  Akan tetapi, sejak Pelita I dimulai pendapatan nasional Indonesia per kapita mengalami peningkatan setiap tahun dan akhir periode 1980an telah mendekati US$500.
Menjelang pertengahan 1980an terjadi merosotnya harga minyak mentah di pasaran internasional dan terjadi resesi ekonomi dunia pada decade yang sama.  Hal ini menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih rendah dari periode-periode sebelumnya.  Beberapa negara lain di asia, seperti Malaysia, Filiphina, Thailand dan Taiwan juga mengalami hal yang sama.  Terkecuali Filiphina, merosotnya pertumbuhan ekonomi di Malaysia, Thailand dan Taiwan lebih lambat dibandingkan di Indonesia karena memang ketiga negara tersebut basisnya sudah lebih kuat dari ekonomi Indonesia.

3.   PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI

Pembangunan ekonomi dalam jangka panjang, mengikuti pertumbuhan pendapatan nasional, akan membawa perubahan mendasar dalam struktur ekonomi, dari ekonomi tradisional dengan pertanian sebagai sector utama ke ekonomi modern yang didominasi sector non primer, khususnya industri manufaktur dengan increasing return to scale (relasi positif antara pertumbuhan output dan pertumbuhan produktivitas) yang dinamis sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi (Weiss, 1988).
Meminjam istilah Kuznets, perubahan struktur ekonomi umum disebut transformasi structural dan dapat didefinisikan sebagai rangkaian perubahan yang saling terkait satu dengan lainnya dalam komposisi permintan agregat, perdagangan luar negeri (ekspor dan impor), dan penawaran agregat (produksi dan penggunaan factor-faktor produksi seperti tenaga kerja dan modal) yang diperlukan guna mendukung proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan (Chenery, 1979).
1.      Teori
Teori perubahan structural menitikberatkan pembahasan pada mekanisme transformasi ekonomi yang dialami oleh negara-negara sedang berkembang, yang semula bersifat subsisten (pertanian tradisional) dan menitikberatkan sector pertanian menuju struktur perekonomian yang lebih modern yang didominasi sector non primer, khususnya industri dan jasa.  Ada 2 teori utama yang umum digunakan dalam menganalisis perubahan struktur ekonomi yakni dari Arthur Lewis (teori migrasi) dan Hollis Chenery (teori transformasi structural).
Teori Arthur Lewis pada dasarnya membahas proses pembangunan ekonomi yang terjadi di pedesaan dan perkotaan (urban).  Dalam teorinya, Lewis mengasumsikan bahwa perekonomian suatu negara pada dasarnya terbagi menjadi dua, yaitu perekonomian modern di perkotaan dengan industri sebagai sector utama.  Di pedesaan, karena pertumbuhan penduduknya tinggi, maka kelebihan suplai tenaga kerja dan tingkat hidup masyarakatnya berada pada kondisi subsisten akibat perekonomian yang sifatnya juga subsisten.  Over supply tenaga kerja ini ditandai dengan nilai produk marjinalnya nol dan tingkat upah riil yang rendah. 
Di dalam kelompok negara-negara berkembang, banyak negara yang juga mengalami transisi ekonomi yang pesat dalam tiga decade terakhir ini, walaupun pola dan prosesnya berbeda antar negara.  Hal ini disebabkan oleh perbedaan antar negara dalam sejumlah factor-faktor internal berikut:
1)      Kondisi dan struktur awal dalam negeri (economic base)
2)      Besarnya pasar dalam negeri
3)      Pola distribusi pendapatan
4)      Karakteristik industrialisasi
5)      Keberadaan SDA
6)      Kebijakan perdagangan LN

Sumber: 



PENGANTAR BISNIS
SISTEM EKONOMI
ZUHAD ICHYAUDIN, SE, MBA
“ LATAR BELAKANG INDUSTRI DAN PERDAGANGAN ”
¯ Kegiatan Perekonomian
Majunya jaman menuntut manusia untuk berkembang dan berfikiran maju. Kegiatan perekonomian yang dimulai berdasarkan keinginan dan kebutuhan dengan sistem barter ini kini pun berkembang menjadi menggunakan uang.
Spesialisasi (penyebaran secara horizontal/bentuk pengkhususan) pun digeser dari urutan tunggal yang ditimbulkan pertukaran yakni diferensiasi (bahan dasar yang sama terjadi berbagai jenis produk)
Disamping itu proses dispersi (penyebaran) yang tidak sederhana atau dengan kata lain satu sama lain berklaitan ini terdapat pula apa yang disebut proses penyatuan (konsentrasi) dimana masing-masing kegiatan secara keseluruhan merupakan satu kesatuan. Adapun sebutan secara horizontal adalah paralelisasi atau menghasilkan beberapa macam produk. Dan penyatuan secara vertikal adalah integrasi atau rangkaian pengerjaan yang dilakukan oleh beberapa perusahaan digabungkan menjadi satu.
Adapun dalam suatu proses kegiatan (ekonomi) dikelompokkan kedalam dua golongan yaitu :
a. Consumer goods (Barang konsumsi) yang secara langsung dapat memuaskan kebutuhan, dan
b. Industrial goods (Barang Industri) barang-barang yang mendukung produksi baran konsumsi
Lalu kedua kelompok barang tersebut dibagi lagi menjadi dua kelompok :
  1. Durable goods (Barang tahan lama) yang dapat dipakai berkali-kali, dan
  2. Nondurable goods (barang tidak tahan lama) yang hanya dapat dipakai sekali saja
¯ Sistem Perekonomian
Ada 4 bentuk sistem perekonomian didunia, yaitu:
  1. Kapitalisme
Dalam sistem kapitalisme yang merupakan falsafah ekonomi ini, seseorang bebas memiliki apapun dan bersaing dalam bentuk apapun. Kebebasan semacam ini disebut laissez faire. Karena sistem berusaha yang bebas, para wiraswasta menyediakan uang, mengorganisir dan bebas untuk bergerak karena sejatinya dalam sistem ini mereka adalah tokoh utama penggerak ekonomi. Menurut Adam Smith, ada sebuah tangan yang tidak kentara dalam persaingan (invisible hand of competition) atau yang kalah adalah kurang efisien, keluarnya dari persaingan karena kalah inilah yang disebut tangan tidak kentara.
  1. Sosialisme
Suatu sistem perekonomian dan bentuk pemerintahan ini secara relative bebas untuk menentukan tempat namun dalam kondisi pemerintah turut ikut campur dengan berusaha menyesuaikan dengan kebutuhan (per individu) pada masyarakat. Dan apabila perusahaan itu menjadi bagian vital dalam mendukung pemerintahan maka secara otomatis pemerintah akan ambil bagian dan bertindak sebagai pemilik.
  1. Fasisme
Sistem perekonomian dan bentuk pemerintahan (biasanya diktator). Atau dalam fasisme disebut negeri usaha ini. Pemerintah memegang kendali baik untuk menyetujui tempat ataupun usahanya.
  1. Komunisme
Juga merupakan sistem perekonomian dan bentuk pemerintahan. Pemerataan harta, pekerjaan yang ditentukan oleh Negara, dan semua orang bekerja untuk masyrakat secara keseluruhan adalah ciri dari komusnisme yakni kebebasan politik yang diawasi secara ketat seperti pada fasisme.
¯ Sistem Perekonomian Pancasila
Sistem Perekonomian Pancasila adalah sistem yang paling ideal, meski tidak ada kesepakatan mutlak dari berbagai kalangan. Namun seorang Ilmuwan dari Fakultas Ekonomi UGM, diperoleh gambaran karakteristik sistem perekonomian Pancasila :
  1. Roda perekonomian digerakkan dengan rangsangan ekonomi, moral dan social
  2. adanya keinginan yang kuat dari seluruh masyarakat untuk memperoleh kemerataan social (egalitarian) yang sesuai dengan azas-azas kemanusiaan
  3. kebijakan Ekonomi diprioritaskan untuk menciptakan perekonomian nasional yang tangguh
  4. unit usaha koperasi dipandang sebagai soko guru perekonomian dan bentuk paling kongkrit sebagai usaha bersama
  5. adanya keselarasan serta perimbangan yang jelas dan tegas antara perencanaan ditingkat nasional dengan desentrialisasi dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi.
Karakteristik itu menggambarkan kelima pancasila yang berdasarkan pada pertimbangan dan pemikiran dalam perencanaan serta pelaksanaan kegiatan ekonomi.
¯ Pengertian Industri dan Bisnis
Dalam arti luas, dunia usaha terdiri atas tiga bagian :
  1. Tempat kerja untuk menjalankan kegiatan yang produktif
  2. perusahaan yang memiliki satu tempat kerja atau lebih
  3. industri
Industri sendiri merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang yang sama, untuk pasar yang sama pula sedangkan perusahaan itu sendiri tidak selalu menggunakan material atau proses produksi yang sama dengan yang lainnya. Di Negara barat sendiri industri didefinisikan sebagai usaha untuk mengejar keuntungan, prestasi, dan pendapatan yang besar dan akan membawanya dalam pertumbuhan ekonomi dan kenaikan produk nasional bruto (gross national product/GNP) atau nilai total dari seluruh barang dan jasa akhir yang diproduksi dalam satu tahun disuatu Negara tertentu.
Dan itu semua dapat tercapai dengan prinsip dasar seperti :
    1. Efisiensi
    2. Prestasi
    3. Pendekatan yang rasional
    4. Manajemen
    5. Hubungan-hubungan yang formal
Dan kegiatan bisnis itu sendiri meliputi :
  1. Perdagangan (melalui pedagang)
  2. Pengangkatan (dengan alat-alat transport)
  3. penyimpanan (sampai barang terjual)
  4. pembelanjaan (melalui bank atau kreditur)
  5. pemberian informasi (dengan promosi)
“ PENGERTIAN PERUSAHAAN “
Perusahaan dapat didefiniskan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekoomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Dari sini kita dapat melihat unsur yang penting, yaitu : organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan, dan cara yang menguntungkan.
¯ Organisasi
Organisasi berasal dari kata organ (:Yunani) yang berarti alat, namun ini harus dikombinasikan dan diatur oleh sumber ekonomi lain untuk menghasilkan Organisasi, namun Organsasi itu sendiri sulit untuk diberi definisi manakala memiliki sifat abstrak. Yakni mungkin memiliki sejumlah kekayaan yang bersifat fisik atau abstrak dan sejumlah aspek-aspek social yang tidak dapat dilihat.
Organisasi sendiri bersifat dinamis, karena pada hakekatnya tujuannya adalah untuk menciptakan suasana kerja yang baik disamping sekumpulan sumber ekonomi.
¯ Produksi
Dalam Organisasi tentunya diperlukan suatu aktivitas produk, yaitu semua usaha yang ditujukan untuk menciptakan atau menaikkan utility (faedah).
Secara luas produksi digolongkan sebagai berikut :
    1. Produksi Langsung
Usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung, meliputi :
« Ekstraktif (Produksi Primer)
Usaha untu mendapatkan atau menghasilkan bahan-bahan atau material langsung dari alam
« Produksi Sekunder
Usaha-usaha menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan dan mengolahnya menjadi barang lain.
    1. Kegiatan yang Membantu Produksi Langsung
Ini adalah kegiatan lain yan membantu produksi langsung atau disebut produksi tersier. Ini meliputi : perdagangan, dan kegiatan-kegiatan lain (distribusi, perbankan, perasuransian, dll)
    1. Produksi Tidak Langsung
Produksi ini tidak menaikkan nilai penggunaan dan berbeda dari a ataupun b, namun dalam produksi ini ia memberikan kontribusinya melalui jasa. Seperti akuntan, ilmiawan, dan sebagainya
¯ Menggunakan dan Mengkoordinir Sumber-sumber Ekonomi atau Faktor-faktor Produksi
Fungsi-fungsi yang dilakukan oleh perusahaan antara lain : pembelanjaan, pemasaran, kepegawaian (personalia) dan sebaganya.
Pada dasarnya sumber-sumber ekonomi (juga disebut produksi) yang digunakan oleh perusahaan dapat dikelompokkan ke dalam :
  1. Manusia (men)
  2. Uang (Money)
  3. Material (Material)
  4. Metode (Method)
Dan sumber-sumber ekonomi ini juga disebut input atau faktor-faktor produksi yang memiliki karakteristik berbeda, dan kegiatannya mempunyai konsekuensi bagi perusahaan.
¯ Kebutuhan
Meliputi kebutuhan akan barang dan jasa. Dan perlu ditekankan pula bahwasanya sebuah perusahaan tidak memenuhi semuanya melainkan hanya sebagiannya.
¯ Cara yang Menguntungkan
Cara yang menguntungkan adalah penerapan yang dilakukan sebuah perusahaan untuk mendapatkan tujuannya. Namun tidak semua perusahaan menerapkan cara yang sama melainkan dengan berbeda. Dan perbedaan ini terletak pada :
    1. Bidang Operasi
    2. Alat Produksi
    3. Tujuan Perusahaan
Tujuan Perusahaan pada dasarnya sangat bervariatif karena didasarkan keinginan, dan inilah penjabaran daripada tujuan itu sendiri :
« Keuntungan maksimal {Lembaga yang berkonsentrasi pada Modal}
Laba atau keuntungan yang prosentasenya adalah maksimal adalah pengharapan dari semua pihak terutama pemilik perusahaan (penanam modal) dan membantu perusahaan itu agar mencapai :
^_^ Survival (Kelangsungan Hidup)
^_^ Growth (Pertumbuhan Perusahaan), dan
^_^ Prestise
Pengertian laba pada Ilmu Ekonomi dan Perusahaan pun memiliki sedikit perbedaan yang sesungguhnya tidak begitu penting namun perlu digarisbawahi bahwa sebuah Laba adalah kelebihan harga jual yang telah dikurangi oleh berbagai aspek, dan bila berbanding terbalik aspek aspek yang melewati batas harga jualnya maka perusahaan dikatakan merugi atau tidak mendapatkan Laba. Dan solusi untuk menghindari segala bentuk kerugian adalah dengan dinamis, kreatif dan bekerja keras.
« Kesejahteraan Anggota {Badan Usaha berbentuk Koperasi}
Berkonsentrasi pada anggotanya dengan menyediakan barang, jasa, fasilitas dan pinjaman yang murah.
« Kesejahteraan Masyrakat {Perusahaan milik Negara}
Terkonsentrasi pada masyrakat umumnya baik dalam pemenuhan kebutuhan ataupun pertahanan dan keamanan.
“ FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN IKLIM BISNIS “
¯ Investasi
Adalah penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru. Dan Investasi itu mempunyai pengaruh yang berlipat ganda. Adapun multiplier (pengganda) yang menyebabkan terjadinya pelipatgandaan itu adalah adanya peningkatan pendapatan yang parallel atau menyambung ketika sebuah perusahaan atau pabrik dibangun. Inilah sebabnya mengapa investasi itu menjadi alat yang mempunyai daya untuk mengembangkan bisnis.
¯ Tabungan
Apa yang penting disini adalah adanya keteraturan dan keterpercayaan terhadap tabungan sehingga iklim bisnis itu dapat diramalkan.
¯ Pemerintah
Pemerintah dapat berperan sebagai pengelola sistem bisnis, dan dapat meminjam uang membelanjai kegiatannya. Namun bila yang dipinjam lebih besar daripada yang diterima maka akan terjadi defisit dan bila ditilik dari situasi dapat menjadi inflasi atau tidak.
Pemerintah sendiri melalui kebijaksanaan “fiscal” dan “moneter” dapat mempengaruhi kegiatan bisnis.
^_^ Kebijakan Fiskal digunakan untuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatkan pajak atau meningkatkan pengeluaran
^_^ Kebijakan Moneter berkaitan dengan pengelolaan supply uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.
“ PROBLEMA BISNIS YANG DIHADAPI SAAT INI “
3 masalah yang patut diperhatikan karena pengaruhnya terhadap sistem bisnis kita :
¯ Inflasi
Adalah suatu kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian, dan suatu pembatasan diri agar terjadi keseimbangan sementara antara permintaan dengan penawaran barang dan jasa. Dan perlu kita ingat Indonesia tidak pelak terjangkit Inflasi waktu Krisis Moneter.
¯ Produktivitas
Adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Dan hal vital yang diperlukan adalah bekerja keras, peralatan, metode dan peningkatan investasi, riset dan pengembangan, dan teknik manajemen.
¯ Pengangguran
PHK terjadi karena perusahaan yang bersangkutan sudah tidak mampu lagi membayar mereka akibat turunnya penghasilan (dari penjualan). Dan ini menyebabkan banyaknya pekerja yang turun jabatan menjadi pengangguran. Bahkan Indonesia sendiri tidak dapat mencatat data akurat tentang para pengangguran ini. Dari sinilah Pemerintah memiliki andil yang vital untuk membangun perekonomian Negara untuk maju dan berkembang sehingga pemutusan ini tidak terjadi.
Bagaimana akhirnya, dengan sebuah kata saja atau sekumpulan kata yang membentuk sebarisan kalimat menjadi sangat membekas dan tak terlupakan..
hidup ini memang kejam bukan? ketika kita hendak menyampaikan aspirasi kita mulai terdengar suara-suara sinis dari seberang sana yang meragukan keberadaan apa yang telah kita tekuni dan perbuat atau bahkan eksistensi akan keberadaan kita.
kita pun mulai mendangak dan melihat arti eksistensi itu sebenarnya dan menyatakan bahwa kuasa atas diri sendiri adalah milik diri sendiri. Bukan kamu yang diluar daripada jiwa itu atau seorang penonton baru yang mengerti aku sejam yang lalu.

sebuah kata juga tentunya dapat mengubah pribadi seseorang, mungkin kukatakan bahwa belahan jiwaku baru saja beberapa hari pergi tapi sebenarnya aku tak bisa menyatakan dia belahan jiwaku, kenapa?
karena suatu hal dan sebagainya, aku tak menobatkan dia menjadi belahan jiwaku, aku hanya mengatakannya di bibir tanpa pernah mempercayainya, ini seperti sebuah kenyataan yang sangat pahit sebenarnya.
sekarang dia telah pergi dan meninggalkan kekosongan yang sebaliknya bukannya menyedihkan malah membuatku menatap langit dan tersenyum. entah kenapa ada kebebasan semacam ini? kebebasan karena tidak membohongi diri sendiri. lalu, selama ini apa yang telah kulakukan bersamanya? pertanyaan ini seperti menghujamku dan menyambutku dalam tawa yang na'as.
aku mulai menyadari keberadaannya namun karena satu dan lain hal dengan banyak pertimbangan dan batasan-batasan yang aku sendiri enggan melanggarnya, aku hanya menjadikannya pelabuhan dan mempunyai harapan dia akan dengan sigap membuatku jatuh dalam pelukannya. namun angin ramah itu tak bersambut. Mungkin ia lakukan yang terbaik menurutnya tapi tidak cukup bagiku, karena aku tak urung masih setia dengan benteng pertahanan ini, sikapnya yang tak mampu membuatku simpatik dan rasanya yang  tak tulus membuatku harus memandanginya dan meyakinkan diriku, jalan mana yang kupilih?
dengan hati yang berat aku memilih jalan itu, aku pergi berlayar kembali, namun kini memilih untuk mengapung tanpa arah bukan memilih pelabuhan lagi. persinggahan yang belum terbersit meski aku tak memungkiri bahwa mungkin hari itu akan tiba dan pasti tiba.
aku terduduk di pelataran langit memandang bintang yang bersinar meski dari kejauhan dan mengatakan bahwa aku siap dan tolong bantu aku dengan malammu yang indah. itulah yang terjadi padaku, meski ternyata sakit itu tepat menusuk hatiku, mulai sayangkah aku padanya? aku sakit kenapa? sakitkah aku karenanya?
dan sekali lagi aku merasakan sakit yang menimbulkan sebuah kesenangan.
karena dari titik ini aku malah siap untuk menatap langit. persinggahan yang manis memang dan juga sangat menakjubkan.

Satu kata banyak arti..
Satu nama bergetar hati..
Dan itulah dirimu..
Kalo kata SO7 mudah saja, ya sangat mudah untuk menyukaimu.. kenapa? Karena engkau begitu indah seperti lagu yang dilantunkan Gaby, anugerah yang sangat teranugerah.. membuatku bergetar hebat..
Sejak pertama aku mengenal dirimu, tersemat lagu rindu milik Krispatih dalam relung hatiku yang paling dalam meyakinkan diriku bahwa engkaulah Really The One dari Ecoutez.
Dirimu seperti bayang-bayang Mahadewi yang sulit kugapai, meski kutembangkan lagu Kangen Mahadewi with Amank aku malah menjadi Rapuh-Padi.
Kak, dengarlah bisikku dari The Rain ini, simaklah..
Betapa dirimu adalah Tempat yang paling terindah dari Tahta dan aku tahu engkau bukanlah untuk sembarang hati seperti kata She, tapi ingatlah ini kak, kau adalah kisah terindah seperti yang Tangga nyanyikan dan jelaslah engkau tak akan terganti seperti kata dea..

sesuatu itu berubah menjadi ketakutan..
dalam angan yang tercipta dan engkau pun terwujud.. 
dalam ketakutanku engkau hadir..
menentramkan hatiku kala bergejolak
mendamaikan hatiku kala terombang ambing
menyejukkan hatiku kala aku dibalut kekalutan..
engkau segalanya dan segalanya adalah engkau..
ketika masa berganti dan kita tetap bergandengan
hangatnya kasih ini mengaliri kita berdua, 
merasuk kedalam nadi nadi kehidupan..
berdenyut mengiringi detak nafas ini..
engkaulah engkau engkau dalam hatiku..
ketika malam datang dan terbayang engkau tak lagi mendekapku 
aqu pun menangis dalam lembah kekelaman dan terjun dalam kesyahduan air mata
begitu kuatnya rasa ini sampai aqu terhempas dan diam tak berdaya..
meski aqu menapak tegak menantang langit 
namun..
hilangnya dirimu tak kan mampu membuatku menapak tegak melihat mentari..
mentari yang bersinar menjadi kelabu seiring berlalunya engkau dari hadapanku..
inilah rasa itu..
rasa yang engkau tanamkan dalam rapuhnya jiwaku..
jagalah aku dan tetaplah disisiku..
bila angin memaksamu untuk pergi..
izinkanlah..
aqu hilang tertelan bumi untuk tetap menjaga utuh rasa ini.. 
rasa yang terlanjur berubah menjadi jantung bagi hidupku..


Puisi berbalut cinta untuk sang cinta yang telah lama ternanti

Dari aku yang menggila-gilaimu, 

Dengan segala hormat hatiku padamu,
          (nama si dia), dengan segala keindahannya
Dengan segala hormat rasaku padamu
          (namamu), dengan ketampanannya..

Bukan mau narsis ria ataupun menyalahi aturan, tapi kenyataan yang sulit dipungkiri juga gak bisa diabaikan begitu saja.. XD
Hallo kakak yang manis, yang sejak awal pertemuan sudah bermuka jutek, kedua pertemuan tambah jutek, dan ketiganya akhirnya dapat tersenyum manis dan tertawa lepas, membuat jantung berdegup kencang dan tiba-tiba ruangan lab dingin menusuk..
Melihat wajahmu seperti disinari senter, menyilaukan hatiku yang sudah menggilaimu,
Melihat dirimu seperti melihat bidadari nyasar ke Lab Ala,
Kenapa gak sekalian nyasar ke hati saya aja kak? Saya ikhlas lahir batin kok buat kakak..
Bukan karena kecantikan kakak atau apalah namanya, tapi karena hati kakak..
Terlihat ada rasa sedih itu, terlihat permintaan untuk dilindungi, dan tentu aja saya sih siap selalu kak..
Apalagi hati saya yang telah gundah gulana, merindukan hari ini tiba, ketika bulan berangsur angsur beranjak dari tempatnya dan ratusan kertas telah memenuhi ruang kamar. Astaga rasa ini sudah sangat dalam daripada yang saya kira, karena ketika mawar itu berduri ternyata rasanya menyenangkan, ini ibarat kakak.. kakak itu mawar berduri yang membuatku ketagihan namun juga sakit, ketika duri berupa rindu itu tertusuk terasa sakit tapi mengingat keindahanmu sirna sudah.. dan itulah dirimu dan inilah kenapa aku menyukaimu..
Dari setengah hati untuk setengah hati yang sedang dicari..
Dari kerinduan untuk kerinduan lainnya.. agar menjadi sempurna, dua jadilah satu dengan segala kemampuan hati untuk mencintai.










Malam menjelang dan kunanti saat ini..
Ketika jam akhirnya berdentang dan aku disini..
Ketika akhirnya hatiku berdegup kencang dan engkau disini..
Membuatku terasa melayang jauh dan tak kuasa untuk berkata apapun..
Membuat mulutku terkunci rapat dan mataku hanya terfokus padamu..
Membuat hatiku tak terkendali dan dadaku gegap gempita..
Entah kenapa hanya dirimu, entah kenapa hanya engkau kak..
Engkau yang kini hiasi hariku, hatiku dan mimpiku..
Kenapa?
Awalnya aku tak mengerti, tatap pertama telah kurasakan rasa ini, membaur menjadi satu dalam kebahagiaan..
Kenapa?
Aku sama sekali tak mengerti, yang kumengerti hanyalah satu..
Bertemu denganmu,
Menemuimu..
Dan kini kusadari rasa ini menjalar dalam darahku turut berdegup dengan jantungku..
Dan ini adalah rasa kerinduan untuk sebuah hati..
Inilah aku itulah rasa itu dan ini semua pada dirimu..
Dirimu satu dan selamanya..

demi bintang yang bertabur dilangit, bidadari ini duduk dihadapanku, berbicara padaku, suaranya merdu dan wajahnya bercahayakan terang rembulan, cantiknya adalah diluar kata-kataku, dan hatinya adalah cinta dengan limpahan asa, hai bidadari perebut hatiku bolehkah aku bersanding denganmu, menggapai angan bersama-sama, merajut asa terangkai menjadi satu kenangan…
ungkapan hati dari lelaki hina yang bukan saja menyembahmu tapi merindumu, sejak awal pertama bertemu dan engkau dengan wajah ayumu membuatku terpana dan terpenuhi gelora asmara..
bagiku malam tak lagi malam ketika ada dirimu, malam telah beranjak menjadi pagi yang cerah, bukan saja semangat yang menjalar dalam diriku tapi dirimu bayang-bayangmu merasa bersatu dengan hati ini..
kekasih ingin kupanggil dirimu seperti itu tapi bukan main, hinanya diriku tak akan mampu membuatmu membalas rasaku, bukan karena aku merasa rendah diri, meski memang ya aku rendah diri dihadapan putri cantik bak malaikat sepertimu!
Astaga dengan keanggunan angsa istana kau seperti bidadari turun dan kupastikan engkau tak akan pernah naik lagi ke kahyangan..
Inilah rasa yang telah bersatu dalam detak jantungku dan setiap nafasku, berharap engkaulah yang menjadi segalanya berubah menjadi hidupku seutuhnya.