Jadi sugar baby itu bukan prostitusi biasa bro
Plis jangan hilang fokus dengan judul diatas, mentang-mentang ada kata syur-nya langsung scroll blog ini dari atas ke bawah balik lagi ke atas, begitu aja sampe uban gue numbuh di ketek. Gak bakal loe temuin foto syur begitu bro..
Oke, mungkin gue sedikit hyper neg-think, ini semua berkat Punch Man dengan sorakan Oppai-nya

Lalu sebenernya itu judul apaan sih sob?
Pasti loe dan otak loe yang sangat pintar itu bertanya pada mahkluk polos ini, baiklah akan gue jawab dengan kesungguhan hati dan mentalitas yang telah berkembang.

Sebenernya judulnya adalah "SUGAR BABY", terus kenapa sampe gue anehin gitu judulnya, yaa biar beda aja.. ahaha.. 
Katanya ini lagi hits banget diluar negeri sana, berhubung gue orangnya kepo, gue coba konsultasilah sama mbah Go apa arti dari hal ini. Kesimpulannya sih arti dari Sugar Babby.

Wanita Bayaran, Wanita Simpanan, Pelacur.

Gampangnya ini adalah definisi dari penggusuran Kalijodo ataupun hotel Alexius yang segan hilang dari peradaban itu. 
Masih inget sama Tragedi Lauk Hilang dan Exorcism Ala-ala yang gereget banget menurut gue, atau belum pada baca?
Monggo baca dulu biar makin gereget sama malamnya.

Nah sekarang ini adalah apa yang mau gue ceritain setelah semua kejadian itu, yakni keluarga yang super banget memilih tontonan yang kampret banget, yang ngebuat loe terbayang-bayang. Iyaa..
Keluarga yang super itu nonton horor, H-O-R-O-R, iya HOROR, eh apa perlu gue ulang lagi? IYA HORRORR, r-nya rada banyakan biar serem, soalnya horor tanpa r kayak ngeliat jomblo ditengah keramaian sepasang kekasih #AhSudahlah.

Udah baca Tragedi Lauk Hilang? yang jujur sampe sekarang masih merupakan misteri alam semesta.
Kalo belum kalian kudu baca dulu, biar nyambung sama hati cerita gue selanjutnya.

Udah? kalo udah sampe paragraf ini gue bisa menyimpulkan kalian udah baca.
Okeh, setelah kejadian Tragedi Lauk Hilang yang menggemparkan itu, gue akhirnya curhat colongan disekolah, tempat gue gawe.
Mereka mendengarkan gue dengan saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Oke sial gue hilang fokus.

Nah yang lebih bikin gue bergidik adalah setelah gue ceritakan hal itu sama mereka, gue mendapatkan 2 benda ini : 

Tadaaa.. botol minum dan bungkusan aneh. Tapi jangan beranjak dulu, isi botol minum dan bungkusan putih itu bukan sembarangan.
Tapi..
Ini..
Adalah..
Air Suci dan Garam Suci
Yah, pada akhirnya gue menulis disini juga.
Sekedar mengungkapkan kata-kata berbalut emosi sebenarnya ini (lalu nyetel One Ok Rock "Good Goodbye" sebagai backsound).

Kadang kita pikir hidup ini adalah sepenuhnya milik kita, punya kita hingga kita sampai pada titik dimana apapun yang kita lakukan semuanya adalah hak kita dan gak ada yang boleh ngelarang kita, karena kita adalah pemilik sah tubuh dan pikiran ini.
Ya, itu pun gak luput dari pemikiran gue, dimana gue yang udah menginjak dewasa memikirkan akan berbuat ini dan itu, bebas bergerak.
Tapi ya gak gitu.
Gue sadar dalam kehidupan gue ada batas batas.. kiri kanan.. atas bawah.. dan gue terlalu lelah untuk mendobraknya.
Apa ada campuran takutnya? iya, jelas.

Seperti menawar Tuhan, segala yang gue lakukan sekarang pun cukup sulit dilakukan meskipun terlihat bagi sebagian orang adalah hal yang paling sepele.

Misterius..
Aneh..
Dan tidak terpecahkan..

Begitulah cerita yang akan gue ceritakan, sebuah teka teki yang sampe sekarang pun masih mengganggu perut gue, karena yang ilang adalah sesuatu yang vital, menyangkut kehidupan dan sungguh kehilangannya membuat kehidupan makin miris.
Iya,
Lauk gue ilang.
Ilang selama-lamanya.
Kalo sebiji sih gue bilang diambil tikus.
Nah kalo sepanci?
Mending gantung aja tuh sekalian lauknya biar gak diambil.

Dari yang gak mau singgung ini, sampai akhirnya gue bahas juga disini karena gatel tangan.
Iye, Kasus M yang menghebohkan itu karena terjadi dikhalayak ramai, lebih lebih lokasinya gak tanggung malu Gr*nd Ind*nesia bray.
Tempat sebonafit yang bisa aja dibelakang nih orang duduk dokter atau pengacara.
Yang jelas manusia adalah mahkluk yang emang harus ditakuti, lebih ditakuti daripada MEA karena gaya mikirnya yang lebih rumit dan sulit.


Ini adalah pertanyaan yang begitu aja terpikirkan ketika gue dengan khidmat berada dalam alunan simfoni menggugah jiwa dan nyanyian yang seberapa merdunya menghantarkan gue dan sang pencipta untuk berkomunikasi, tapi emang dasarnya susah fokus, misa di gereja pun selalu berimajinasi liar, eh bukan liar tanda kutip ya liar yang gue maksud misalkan gue berada di area kampret merah sambil dadah-dadah manja ke fotografer.

Tanggal 10 Februari 2016 kemarin, tepatnya setelah ber-gong xi fat coy-an, umat kristiani yang telah memasuki masa prapaskah menyambut Rabu Abu, ada kuot yang gue demen banget nih di hari Rabu Abu.
"Apa yang berasal dari debu akan kembali menjadi debu"
Meski antara debu dan abu mungkin masih rancu, maka gue dengan idealnya mencari inspirasi lewat mbah gugel dan mencoba menjelaskan disini dengan lebih sederhana. Tapi sesungguhnya bukan itu yang mau gue pertanyakan, dalam benak gue yang mungil dan imut ini ada pertanyaan.
  1. Gimana jadinya kalo Rabu Abu gak jatuh di hari Rabu?
  2. Kenapa banget mesti namanya Rabu Abu, apakah karena ada unsur abu di Rabu?
  3. Bagaimana jarak penghitungan si Rabu Abu ini?



Siapa sih yang gak kenal dengan LAZADA, tempat belanja online anak kekinian yang hits binggo, nah loh bahasa gue jadi nyerempet anak yang doyan update di path nih.
Tapi emang sih, kalo belanja disini gaulnya gak bikin jejeritan dompet, hoho..

Akhir-akhir ini gue sering banget nih berkunjung kesini, bukan cuman karena promo akhir tahun tapi sampe sekarang juga masih dihujani promo imlek-an, nah kan emang cuman ujan yang bikin galau, Lazada juga berhasil buat gue ngegalau tingkat dewa karena baru bisa mesem-mesem ngeliat barang yang mau gue beli.
Barang apa itu, mungkinkah sama dengan kalian? Check this out aja, kalau sehati bisa komen, mungkin aja kita jodoh #eh.

Ceritanya pas gue lagi mesra-mesraan sama pembersih telinga atau bahasa bekennya katenbat dengan muka gue yang rada mesum, nyokap negur gue.
"Ati-ati jangan sampe kedaleman",
Gue yang lagi indehoy sama katenbat cuman bilang iya sambil mikir kenapa kenikmatan semacam ini tidak boleh berlebihan?
Beranjak dari hal itulah akhirnya gue memutuskan untuk mencari tahu detail tentang temen indehoy gue setiap seminggu sekali ini.

sumber
Kejadian lucu yang gak mungkin terlupakan #halah.
Jadi perkara ini dimulai ketika gue pulang kerja dan kebetulan ketemu anak murid yang lagi menunggu dijemput ama mas-mas masinis, berhubung kita satu tujuan beda perhentian kita pun memutuskan untuk bercakap-cakap manis.

Pas ngobrol lewatlah tujuan Bogor, spontan gue langsung ngomong
"njir, 12 gerbong men. B*ekasi kapan yak" ujar gue, ditimpali sama anak murid, dia bilang begini
"kemarin aku naik ke arah B*ekasi jam 16.30-an 12 gerbong juga bu" jawabnya lugu, gue dengan muka masa sih, serius lu bray dan ketidakpercayaan lainnya akhirnya memilih mengganti topik pembicaraan sampe akhirnya gue dan dia cuman tinggal nama di batu nisan, serius lama amat keretanya.
Untungnya sih gak sampe tinggal nama aja, kereta dan mas masinis gantengnya melambai mesra ke arah kami, meminta naik untuk kembali dalam pelukan kasur yang empuk.
Nah obrolan diatas kereta inilah yang kemudian menarik perhatian orang-orang karena kita ketawanya pake toa.