#OneDayTrip : Pantai Tanjung Layar


Wohooooo akhirnya kita sampai di Pantai Tanjung Layar !!!!
dan ini artinya tinggal satu destinasi lagi dan kita akan berpisah dengan liburan  (sebenernya sih emang udah pisah dari kapan tau, wkwk)

nah nah ini adalah pantai yang luaarrr biasa indah, indah loohh yaaa..
dan khasnya pantai selatan dari awal kita berkunjung pantainya gak pernah akur, bedanya sesuai dengan namanya Tanjung Layar, ditengah pantai ada layar yang nambah elok keindahan pantai dengan deburan ombak yang menghiasi dibelakangnya, penasaran gimana bentuknya?
niih gue liatin............................................................................
...................................................................................................................
.........................................................................................................................................
Tapi sebelumnya liatin dulu gimana serunya gue minum es kelapa langsung dari kelapanya #slurrrrpppppp, kelapa segar dibalut dengan teriknya mentari, cadasss banget deehhh..
disini warungnya banyak dan kamar mandinya juga cukup bersih, jadi rasanya gimana ya, lelahnya perjalanan dari parkir sampe ke pantai ini terbayar lunas dengan minum es kelapa sambil memandangi pesona alam ciptaan Tuhan yang wow banget









Dan ini dia tanjung layar yang dimaksud, karena terdapat dua batu karang raksasa yang berbentuk seperti layar yang terkembang.. *dilarang memanjat yaaa karena memang bukan climbing mountain :P*


 Ini beberapa moment dari berbagai sisi karang tinggi yang berhasil ditangkep, nah beruntungnya kita adalah datengnya pas siang jadi ya pas surut area sekitar karang atau kalo dulu namanya "ujung pulau jawa", kalau orang berlayar datangnya dari Barat, hihi..


 Kita bisa ngambil spot pas ditengah karang tinggi, beberapa gue liat ada yang iseng emang, naik naik agak tinggian dan jepret jepret, ngeri aja tetiba tuh orang jatuh..
 Nah kalo airnya pasang, kita bisa berenang menuju karang tersebut, tapi yang sangat perlu diperhatikan adalah ombaknya yang besar dan arusnya yang lumayan.



 Ini tampak belakang dari Karang tinggi, terdapat patahan tepat diantara karang dan menjalar sampai pembatas karang yang menahan deburan ombak, di patahan ini kita bisa menemukan biota laut, ohya perlu perhatian utama juga untuk perjalanan dari warung ke karang ini, karena banyak terdapat bulu babi dan ular laut.

 Yang amat sangat disayangkan adalah ada yang meninggalkan jejak dengan sangat tidak berprikemanusiaan, meski gue sempet bilang pantainya masih perawan dan sampahnya masih perawan juga, tapi bukan berarti menghindarkan tangan-tangan jail yang merajalela.. kayak di batu ini, mulai dari coretan-coretan gak penting sampe pernyataan cinta, disini juga gue temuin ada botol minuman semacam bir *warung-warung yang jualan disini gue tau emang pada jual semacam bir gitu, maklum ya pantai udara malam yang dingin butuh kehangatan dari minuman, mungkin disalurkan melalui bir*, dan yaaa mereka nyoret-nyoretnya pas dibelakang karang, jadi mungkin yang cuman liat wajah depannya hanya akan mendecak kagum..

 Percayalah ada benteng pertahanan disini, yang ketika pantai surut tidak akan ada ombak yang mendekat karena terhalang benteng pertahanan yang terbuat dari karang, biar gimanapun ketika pertama kali kesini, ngeliat deburan ombak menghantam karang, its really amazing...
 yap ini dia jalan yang harus disebrangi dari warung menuju karang tinggi..
disini terdapat banyak sekali biota laut, sebenernya ini tempat recommended juga buat anak smp atau sma, yang sedang mempelajari IPA, dimana banyak banget pelajaran yang didapat sekaligus..
ingat hati-hati sama bulu babi dan ular laut, jaga langkahmu juga nak.. :))
 memang selain gangga kita terbantu juga dengan karang-karang sebagai pijakan untuk sampai kekarang..



 Nah ini benteng karang dari tampak dekat, dideket situ banyak juga loh mancing mania, pertama kali gue ngeliat pemancing yang terlintas dikepala gue adalah "wow, gila tuh orang, ombaknya gede begini, masih aja mancing, apa ya dapet ikan juga?" dan ternyata emang ada dan dapet, so, gue simpulkan dipantai ini adalah spot yang bagus untuk mancing...


Berjalan-jalan sebentar, makan siang pun tiba.. hmmm yummyy.. kita disuguhi ikan bakar dengan sambel kecap yang maknyooosss...
kagetnya gue adalah ketika menyadari bahwa ikan yang gue makan tulangnya warna biru, apakah dia keturunan ningrat? mungkin saja


Ikannya dibakar dengan setengah matang, menyebabkan dagingnya sedikit berlendir, tapi pinggirannya cukup crispy dimakan, dan gue ngerasa amisnya ikan gak terasa (karena sesudah makan gue gak nyium bau amis menyengat meninggalkan jejak ditangan gue). Dengan nasi sebakul bahkan sempat ditambah, kerupuk yang akhirnya jatuh tertiup angin, dan sambel kecap yang wew banget kayaknya menambah indah aja nih hari, hihi...



Sepanjang hamparan karang, ada karang yang seperti membentuk jalan, seperti ini.. (apakah mungkin ini adalah jalan kereta bagi sang Ratu Selatan? #eaaa mulai mistis)
Tapi ya biar gimanapun entah kenapa dengan hal ini malah memperindah padang karang ini.. :D
 Yap kita bisa kok mendudukinya, ditempat yang cukup kering pastinya.. dan ini memang 2 jempol..










Uniknya lagi adalah ada danau diantara karang-karang ini, maksud gue bukan danau air tawar tapi berbentuk danau, karena kebetulan disini tak ada karang yang menonjol yang menyebabkan air yang gak sempat surut terkumpul dalam satu bagian







Sebenarnya cukup lama kita berada disini, karena memang disini adalah puncak dari #OneDayTripSawarna sebelum akhirnya mencicip ombak pantai selatan di Pantai Lagoon Pari yang bibir pantainya cukup landai daripada Pantai Manuk..
Jadi stay ditempat loe dan langsung aja nikmatin Pantai Lagoon Pari dan perjalanan kesana yang bikin gue merinding :D




<< #OneDayTrip : Pantai Ciantir                                                  #OneDayTrip : Pantai Lagoon Pari >>



















No comments:

Post a Comment