Waktu pertama kali melihatnya kupikir wanita gila satu ini seperti kebanyakan wanita lain, gila korea, gila belanja online dan update banget.
Katakanlah begini, wanita ini paling bisa diandalkan kalau urusan belanja online dan informasi terbaru.
Kebetulan kami adalah partner kerja, dia bagian ekstrakurikuler, aku bagian keuangannya.
Jadi, hampir setiap bulan dia menyetorkan absensi dan hitungan honor untuk para pelatih.
Disinilah kami terkoneksi, dari yang tertawa bersama lalu sedih bareng karena hitungan honor ternyata kurang, kami pun diomeli.
Rasa-rasanya pengalaman pahit pun menjadi indah bila mengenangnya sekarang ini.
Iya, setelah beberapa hari aku baru sanggup menulis ini semua, rasanya tidak tahan juga. Rasanya ingin memberitahu semua orang apa yang aku pikirkan tentang Dia, wanita tangguh satu itu.
Ceritanya bermula dari siang itu ketika Aku bilang ada yang berbeda dengan wajahnya, lehernya agak membengkak. Ternyata hal senada juga diungkapkan semua orang dan membuatnya memberanikan diri ke Puskesmas. Beberapa hari terlihat membaik namun tidak selanjutnya, malah semakin parah. Terdapat bercak merah.
Semua pun memaksa agar Dia diperiksa secara serius dirumah sakit.
Dia mengiyakan dan memeriksa.
Kanker..