Jajal Ujicoba MRT





Sore kawan,

Udah tahu kan transportasi yang lagi booming tuh di Jakarta, iyak itulah MRT atau Moda Raya Terpadu dalam bahasa Indonesia baku. Sebagai anak blogger gagal kaya dan tenar gue pun memutuskan untuk cari tahu kapan sih bisa nyoba kereta bawah tanah itu secara gratis.

Nah untuk Ujicobanya ini pemerintah bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu Bukalapak, tapi sebelumnya bisa buka nih di ayo coba mrt biar dialihkan ke halaman bukalapaknya dan kamu bisa pesan lewat situ.
Yang perlu diperhatikan adalah :

1.    1 akun Bukalapak kalian bisa pesan maksimal 2 tiket
2.    Pendaftaran di Bukalapak adalah untuk menentukan kalian naik darimana, bila memang ada perubahan stasiun keberangkatan bisa dilaporkan dulu ke pihak Bukalapaknya yaa
3.    Menariknya kalian bisa turun di Stasiun mana aja dan bsa dapetin snack enak setelah isi kuisioner mengenai MRT

Setelah pendaftaran panjang akhirnya tanggal 16 Maret 2019 kemarin gue dan kawan lainnya berkesempatan uji coba. Kita naik dari Stasiun Bunderan HI yang stasiunnya berada di depan Plaza Indonesia.




Karena ini masih tahap uji coba jadi cukup banyak petugas terlihat berjaga dan sangat menyambut hangat dan penuh senyum bila kita tanya ini dan itu.
Untuk MRT tahun 2019 ini hanya jalur fase 1 yang dibuka, yaitu Bunderan HI sampai arah Lebak Bulus sedangkan untuk fase 2 nya ditargetkan selesai tahun 2024. Ya semoga aja punya umur buat mencoba lagi ya.


Yang perlu kalian tahu dari uji coba ini adalah :
1.    Setelah scan barcode dari pembelian tiket di Bukalapak kita akan dikasih stiker
2.    Stiker dibagi menjadi 4 warna >> Merah, Kuning, Hijau, Biru
3.    4 warna ini menandakan 4 waktu, sebagai berikut :
a.    Waktu 1 (Merah)  : 08.00 – 10.00
b.    Waktu 2 (Kuning) : 10.00 – 12.00
c.    Waktu 3 (Hijau)    : 12.00 – 14.00
d.    Waktu 4 (Biru)     : 14.00 – 16.00
4.  Waktu yang dibutuhkan dari Stasiun Bunderan HI ke Stasiun Lebak Bulus adalah 30 menit (ini sih udah gue buktiin sendiri ya) 




DEPO Stasiun MRT Lebak Bulus
Jadi misalnya kalian sampai stasiun MRT jam 09.30 enggak usah buru-buru naik karena itu masih stiker merah, tunggulah sampai 09.50 atau jam 10.00 sekalian biar bisa 2 jam sepuasnya berada di dalam stasiun. Dan satu lagi kalau kalian lihat jalurnya kan ada warna kuning dan hijau tuh, nah yang warna kuning adalah zona menunggu. Petugas akan meniup pluitnya kalau kalian berdiri masygul di tanda warna hijau ketika kereta sedang menurukan penumpang.

MRT sendiri memiliki 6 kereta dalam 1 rangkaian dan selang waktu 10 menit setiap kedatangan. Lalu pintu keretanya sendiri memakai pintu double, dimana ketika MRT tidak ada pintu tersebut tertutup.

MRT yang gue paham sih di bawah tanah ya tapi ternyata setelah stasiun Senayan kita akan ke masuk ke jalur layang sampai ke stasiun Lebak Bulus dan sumpah sih belokannya bikin gue tercenung keren lah.
Nah perbedaan yang mendasar jalur bawah tanah dengan layang ini terletak pada peronnya. Kalau jalur bawah tanah kalian akan berada ditengah jalur diapit kanan kiri peron sehingga bener-bener harus denger announcer arah mana yang kalian tuju ada diperon mana sedangkan di jalur layang cukup jelas peron 1 adalah arah Bundaran HI ke Lebak Bulus dan peron 2 adalah araha Lebak Bulus ke Bundaran HI.


Sejauh ini tarif MRT sendiri masih digodok matang oleh pemerintah karena seharusnya bisa dijangkau oleh semua kalangan masyrakat.
Untuk stasiunnya yaa modern bangetlah, enggak bisa komentar banyak karena emang semua masih baru bahkan bangku tunggu aja belum kepajang dengan alasan masih tahap uji coba terlebih crowdednya masih belum kebayang.
Gue pikir untuk hal yang disebut terintegrasi adalah benar-benar terhubung namun definisi pemerintah kayaknya beda, yang disebut terintegrasi masih berdasarkan definisi dekat dengan halte transjakarta atau stasiun kereta lalu berjalan lelah.

Next setelah dibuka untuk umum gue mungkin bakal sharing ke kalian rute terdekat dari stasiun stasiun MRT, kalau stasiun Bunderan HI yang gue naikkin lebih dekat dengan stasiun gondangdia dan kalau stasiun dukuh atas lebih dekat dengan halte transjakarta tosari.

Tentunya harapan kedepannya MRT benar-benar berfungsi untuk mengurangi kemacetan yang kadang bikin pinggang gue sakit karena kemacetannya tiap kali main ke daerah Jaksel apalagi daerah Lebak Bulus amsyong udah gue yang dari Planet Bekasi juga bagaimana masyrakat paham untuk sama-sama saling menjaga dan merawat fasilitas umum sebagai bagian dari milik bersama.


"Ayo Naik MRT Jakarta untuk #UbahJakarta Lebih Baik"

No comments:

Post a Comment